Noni Hidayat Sebut DIY Merupakan Lokasi Paling Tepat untuk Belajar
YOGYAKARTA – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Tim Penggerak PKK Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang digelar di Ruang Rapat Wisanggeni Lantai 3, Kantor Gubernur DIY, pada Selasa (3/11/2026).
Wakil Ketua TP PKK DIY, Gusti Kanjeng Raden Ayu (GKBRAy) Adipati Paku Alam X, menyambut secara langsung Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Arsani.
Dalam sambutannya, Noni Hidayat Arsani, menyampaikan kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi kedua daerah untuk bertukar pengalaman dalam penataan program pemberdayaan masyarakat, khususnya penguatan ketahanan pangan pekarangan, pencegahan stunting, serta peningkatan kemandirian ekonomi warga.
Noni Hidayat menyebutkan, DIY merupakan lokasi yang paling tepat untuk belajar, karena keistimewaan struktur kepemimpinannya yang berdampak positif pada kontinuitas program.
"Keberlanjutan kepemimpinan di DIY membuat program-program PKK dapat berjalan secara konsisten, berkesinambungan, dan terencana jangka panjang tanpa terputus siklus lima tahunan," ujar Noni Hidayat Arsani.
Ia juga menyampaikan, hal ini menjadi kesempatan emas bagi TP PKK Bangka Belitung untuk menimba ilmu dan mengadaptasi inovasi-inovasi unggulan yang ada di DIY.
Selain itu, ia menyampaikan sangat tertarik pada program Ketapang Mas (Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas) di Joglo Tani, Sleman, sebagai pusat pembelajaran terpadu program unggulan Pokja 3 yang digagas oleh TP PKK DIY.
"Kami ingin melihat secara mendalam bagaimana konsep Multi Level Program pada Ketapang Mas diterapkan di lapangan, mulai dari budidaya tanaman pangan, peternakan unggas, kolam ikan, hingga gerakan menanam cabai per rumah tangga," ungkap Noni.
Noni berharap skema percontohan yang matang ini dapat disesuaikan dan diterapkan di wilayah Bangka Belitung.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I TP PKK DIY, GKBRAy Adipati Paku Alam X, menegaskan pentingnya komitmen dan sinergi bersama seluruh elemen penggerak PKK dari tingkat provinsi hingga Dasawisma.
"PKK bukan hanya sekadar menjalankan program, tetapi harus menjadi gerakan nyata yang terencana, terukur, dan terstruktur (maton) bersama masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, baik dengan swasta, perguruan tinggi, maupun yayasan, kita dorong keberlanjutan program unggulan daerah agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh seluruh keluarga," tutur GKBRAy Adipati Paku Alam X.
Melalui silahturahmi ini Ketua TP PKK Bangka Belitung optimistis membawa dan mengeksekusi program-program adaptif yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi dan kesehatan keluarga di wilayah Bangka Belitung.